12/04/12

Siapa Berani Melarang Fantasi?

Semacam Laporan Pandangan Mata (LPM) Kegiatan Klub Buku Goodreads Indonesia oleh Melody Violine

IMG_0171

BerFANTASI TIDAK DILARANG
Trik Mencari Ide Tulisan Imajinatif Bersama Penulis Senior Djokolelono

Tgl: Sabtu, 28 Januari 2012
Jam: 14.00 - 16.00 WIB
Tempat : TM Bookstore, Depok

Pembicara :

Djokolelono (Penulis Fiksi Senior)
Ami Raditya (Pencipta Hikayat Vandaria)
Fredrik Nael (Penulis di Fantasy Fiesta)

Moderator :
Melody Violine (Koordinator Klub Buku Offline, Goodreads Indonesia) 

Foto Bareng

Pada tanggal 28 Januari 2012 yang lalu, Mizan Fantasi bekerja sama dengan Goodreads Indonesia untuk menggelar sebuah acara yang bertajuk “BerFantasi Tidak Dilarang”. Bertempat di TM Bookstore Depok, acara ini menghadirkan Djokolelono (penulis senior), Ami Raditya (pencipta hikayat Vandaria Saga), dan Fredrik Nael (kontributor Fantasy Fiesta) sebagai narasumber. Bertindak sebagai moderator acara adalah Melody Violine, sementara Aditya Hadi menjadi MC, keduanya dari Goodreads Indonesia.

Di awal acara, Pak Djokolelono membagikan ilmunya seputar kepenulisan fantasi yang sudah digelutinya selama puluhan tahun. Beliau menjabarkan poin-poin penting yang harus diperhatikan oleh para penulis cerita fantasi. Pria yang bergaya nyentrik dengan rambut berwarna oranye itu juga mengomentari karya-karya yang sudah dikirimkan oleh para peserta sebelum hari acara. Sesudah itu, Fredrik Nael menyambung dengan penyajiannya mengenai Fantasy Fiesta yang sudah berlangsung selama tiga tahun dan terangkum dalam dua kumpulan cerpen. Ia mencoba menceritakan ringkasan beberapa kisah yang ada di kumpulan cerpen Fantasy Fiesta, lengkap dengan ilustrasi-ilustrasi yang memukau. Pada gilirannya, Ami Raditya menjelaskan garis besar proyek Vandaria, sebuah konsep Dunia Baru yang bermula dari permainan kartu (Trading Card) dan kini merambah ke ranah novel dan video game.

Acara berlangsung meriah dengan penonton yang mencapai sekitar 100 orang. Banyak penonton yang begitu antusias mengajukan pertanyaan terkait fantasi kepada para narasumber, hingga waktu 2 jam pun terasa kurang. Selain pengunjung toko buku, di antara penonton juga hadir penulis novel fantasi (FA Purawan penulis Garuda 5, RD Villam penulis Akkadia, Andry Chang penulis Fireheart), penerjemah (Dina Begum, Mery Riansyah), penyunting (Esti Budihabsari, Truly Rudiono), dan lain-lain. Hal yang mengesankan adalah para penulis muda dari komunitas Le Ch√Ęteau de Phantasm (LCDP) memanfaatkan acara ini sebagai ajang kopdar (kopi darat), bahkan ada tiga anggotanya yang sengaja datang jauh-jauh dari Bandung.

Djokolelono menghibur penonton dengan polah tingkahnya yang lucu, kompak dengan Ami Raditya dan Fredrik Nael yang mengapitnya. Acara diakhiri sekitar pukul 4 sore dengan kuis berhadiah buku-buku dari Penerbit Mizan, serta Harta Vaeran dan Ratu Seribu Tahun yang langsung dibawa oleh Ami Raditya dari markas Vandaria di Surabaya.